Perkembangan Web Science
Sebelum kita masuk ke
pembahasan, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu Web Science.
Web Science adalah ilmu
pengetahuan untuk membuat dan memanipulasi web. Web itu sendiri adalah sebuah
kumpulan halaman yang dapat menampilkan informasi baik berupa gambar, animasi,
tulisan, suara maupun gabungan dari keseluruhan jenis informasi tersebut. Web
bersifat statis dan dinamis yang membentuk rangkaian dan saling terkait yang
dihubungkan dengan banyak link. Sedangkan Science adalah ilmu pengetahuan yang
didapat dan bisa menjadi pengetahuan untuk memberi informasi yang akurat.
Web Science merupakan sebuah ilmu desentralisasi
sistem informasi. Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus
pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi.
Pre-web
Pre-web adalah era dimana prototype seperti memex, usenet, gopher dan
ftp muncul sebelum kemudian berevolusi menjadi internet.
Memex (sebuah singkatan dari “memori” dan “index”) adalah nama hipotetis proto-hypertext
sistem yang Vannevar Bush jelaskan pada tahun 1945 pada artikel bulanan The
Atlantic ” As We May Think “(AWMT). Bush membayangkan memex sebagai perangkat
di mana individu akan mengkompres dan menyimpan semua buku-buku mereka,
catatan, dan komunikasi, “mekanis sehingga dapat berkonsultasi dengan melebihi
kecepatan dan fleksibilitas.” The memex akan memberikan “suplemen intim yang
diperbesar ke memori seseorang”. Konsep memex mempengaruhi perkembangan awal
hypertext sistem (akhirnya mengarah ke penciptaan World Wide Web ) dan basis
pengetahuan personal software.
USENET Singkatan dari user network, merupakan salah satu jaringan tertua
yang dilayani oleh internet. Awalnya didesain pada Duke University ditahun 1979
dan dikembangkan pada Duke University dan North Carolia University
setahun kemudian, tujuan utama dari USENET adalah untuk bertukar pesan teks
(text message) di antara node (komputer yang terhubung pada jaringan). USENET
telah tumbuh untuk mencakup berbagai macam forum dan juga newsgroup, dalam
jumlah puluhan ribu node yang terhubung.
Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk
distribusi, pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat
berorientasi pada desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk
alternatif World Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai
popularitas.
Protokol
pengiriman berkas (Bahasa inggris: File
Transfer Protocol) adalah sebuah protokol
Internet yang berjalan di dalam lapisan
aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling
awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan
(upload) berkas-berkas
komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang
dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server
FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah
komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP.
Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus
pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server
FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah adalah
sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan
standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di
seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum,
yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran
paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang
terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini
dinamakan internetworking.
Perbedaan WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0
Web
adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna
diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier
(URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan
memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah
Read.
Lalu,
tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri
komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga
merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan
platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan
orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk
membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal.
Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau
lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat
individu.
Yang
menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web
1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut
dan melihat satu persatu konten di dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan
pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke
alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag
and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.
Selanjutnya
adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada
yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang
sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada
yang mengembangkannya.Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah
intelektualitas buatan (Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online
dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan
adanya web service.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai
teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang
memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak
lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang
kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih
terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya
spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia
yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus
menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan,
seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa
mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan
tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.
Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia
seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada
yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.
Pengaruh
terhadap lingkungan
Dari perkembangan tekhnologi yang
masih terus dikembangkan hingga saat ini, secara langsung maupun tidak langsung
kita dapat merasakan pengaruh baik maupun buruk dari suatu ilmu pengetahuan
terhadap aspek kehidupan bermasyarakat. Pada sub bab terakhir ini kita akan
sedikit membahas mengenai dampak positif dan negative dari hal tersebut.
Pengaruh
positif teknologi dari segi ekonomi & sosial
·
Kita dapat berkomunikasi dan bertukar
informasi walau dengan jarak sejauh apapun. Bahkan kita dapat melakukan
transaksi dan jual-beli tanpa harus mendatangi tempat yang dituju.
·
Tidak jarang kita dapat bertemu
dengan orang baru yang menjadi kenalan kita. Sehingga kita dapat memperluas pergaulan.
·
Informasi yang dicari dengan mudah
didapatkan secara tepat dan akurat.
Pengaruh
negative teknologi dari segi ekonomi & sosial
·
Banyaknya penipuan yang dilakukan
dengan mudah dalam hal bertransaksi. Karena kita tidak tahu dengan pasti dengan
siapa dan dimana kita melakukan transaksi.
·
Kasus yang paling sering terjadi
adalah kejahatan dunia nyata <<dunia nyata? :D LOL>> yang dilakukan
oleh teman yang kita kenal melalui dunia maya (sosial media).
·
Terkadang banyak informasi yang
disalahgunakan oleh penerima informasi. Dan tidak sedikit pula pemberi
informasi yang sengaja memberikan informasi palsu
Oke guys, kayaknya cukup segitu aja pembahasannya, hehe. Kalo ada kritik en saran monggo
dikomentari. =))
Referensi :
panjiapriyantooo.blogspot.com/2013/04/definisi-web-science-dan-sejarah-web_30.html
indraspamungkas.wordpress.com/2013/04/01/pre-web-memex-usenet-gopher-ftp-dan-internet/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_web
Tidak ada komentar:
Posting Komentar